» » » » » » » » Patriot Revolusioner, Piet Victor Kogoya Telah Tiada

Patriot Revolusioner, Piet Victor Kogoya Telah Tiada





Watikam Voice – Salah satu pejuang kemerdekaan Papua, Victor Kogoya yang merupakan salah satu tokoh terdepan KNPB  telah menghembuskan nafas terakhir di kediaman rumah keluarga, Wamena (18/07/2012) pukul 11.00 wp. Victor meninggal setelah menjalani masa -masa krisis akibat penyakit lambung yang dideritanya selama berbakti demi panggilan bangsa Papua Barat. Hari ini (20/07/2012) almarhum dimakamkan di Pekuburan Umum Sinama.

Alm. Victor Kogoya atau yang bernama lengkap Piet Victor Kogoya, S.sos, M.hum merupakan patriot muda di barisan KNPB yang sangat radikal dan berani dalam mengorganisir dan mengkomandoi setiap aksi-aksi yang melibatkan ribuan massa rakyat Papua, dalam menyuarakan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua. Dia juga merupakan salah satu aktivis yang konsisten mengkompanyekan referendum.

Dimata kawan-kawannya di AMP, Front PEPERA PB, maupun KNPB, ia adalah salah satu motor penggerak yang tidak banyak bicara. Ia salah satu dari sekian banyak aktivis yang melupakan masa kesenangan dunia dan ikut menghabiskan penderitaan bersama kawan-kawannya di jalan-jalan perjuangan.

Masa kuliahnya di Jakarta dihabiskan di jalan-jalan bersama microphone, tiada lelah berjalan kaki, masuk keluar sudut -sudut ibukota penjajah di Jakarta, terus mengobarkan semangat perlawanan di depan mulut penjajah, di markas kolonial. Karir dalam gerakan perjuangan dimulai sejak menjadi Ketua AMP Wilayah Jakarta sejak 2005 hingga menjadi ketua Front PEPERA Wilayah Jakarta dan terakhir dirinya memimpin exodus Mahasiswa Se-Jawa dan Bali ke Papua bersama pada awal 2009.

Alm Victor bergabung bersama KNPB di Port Numbay  dan secara terbuka melakukan aksi-aksi menuntut referendum di Papua, terutama di Port Numbay. Menurut keluarganya, hari-hari sebelum ia menghembuskan nafas terakhir alamarhum meninggalkan pesan yang mendalam bagi perjuangan bangsa Papua. “sa sayang Papua, Papua sedikit lagi pasti merdeka, tetap berjuang”, pesan almarhum dengan meneteskan air mata terakhir.

Upacara penguburan yang dilakukan secara resmi oleh KNPB tadi pagi dihiasi dengan ucapan-ucapan selamat jalan terhadap sang patriot revolusiner Papua Barat. “Berbahagialah mereka yang menderita dan mati karena kebenaran”, demikian kutipan pesan yang disampaikan oleh Victor Yeimo dari KNPB yang merupakan teman seperjuangannya.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya