» » » » » » » NOVELA NAWIPA POLITIKUS REVOLUSIONER MENGGUGAT BALIK PILPRES INDONESIA 2014

NOVELA NAWIPA POLITIKUS REVOLUSIONER MENGGUGAT BALIK PILPRES INDONESIA 2014

Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta Watikam Crew

Oleh : Agustinus Mote
15 Agustus 2014

“Rakyat Papua Barat dan Rakyat Indonesia baik rakyat maupun pemerintahan serta intelektual Perlu tanggapi Memahami makna Politik Membalik oleh Novela Nawipa dengan baik, jangan tanggapi Politik secara emosional atau negatif teka teki kecewa”

POLITIKUS TERHEBOH : Di Mata Rakyata Indonesia dan Rakyat papua tanggapi negative pemikirannya pada politik membalik penggugatan di bawah lantaran saksi pilpres 2014 di tanggung jawabkan oleh Novela Nawipa Dkk atas saksi mandat tim suskses Pilpres prabowo. Di beberapa tempat Paniai, Deiyai, Dogiyai dan di tanah papua sangat kesal goyang rakyat atas belum tanggapi Politiknya Novela Nawipa Sebenarnya apa….!!!.

“Sengketa Politik Pilpres indonesia 2014 Jokowi dan prabowo, menggugat politik rubrick mandat saksi pilpres di balik kesimpangan dan tuntutan di papua barat menjadi heboh”
“Rakyat Umum Indonesia dan Rakyat Papua Barat tidak tau memahami politik dan tidak tau apa itu pemahaman “Politik Membalik”atas ungkapan Novela Nawipa dkk MK Jakarta.

Seorang perempuan papua Novela Nawipa dan dkknya adalah seorang Politikus yang menggugahkan membalik politik di depan MK Jakarta, merasa Indonesia goyang dan roboh. Karena dalam kasanah politik pemilihan kepala negara Pilpres yang telah memberikan mandat sebagai saksi perjalanan pilpres di satu kampung.

Novela nawipa membuka ruang kategori baru dengan begitu ketegasan keras dengan kajian penggugatan Politik diatas kesimpangan sejarah di daerah tanah papua barat. Semua lini diskusi sana-sini, membuat iklan baru di media televisi, di media Koran dan di media filim, di berbagai tabloid serta poster-poster internetan yang begitu kajian sejauh mungkin.

Politik Novela nawipa adalah berdiri diatas tuntutan rakyat papua “politik membalik” sangat menentukan bagi rakyat papua barat, dan Politik berdirinya diatas tuntutan hak dan kebenaran rakyat papua telah menggugah di depan MK Jakarta. Tinjauan politik membalik, Rakyat papua telah sosialisasi melalui demokrasi dan berbagai media lainnya sebelum masuknya Pilpres Indonesia 2014 adalah :

  1. - BOIKOT PILPRES INDONESIA 2014; di tanah papua barat telah di orasi demokrasi di sebarkan oleh seluruh rakyat papua barat, menuntut untuk Pengembalian Referendum di Papua
  2. JANGAN PILIH PRABOWO, di tanah papua barat telah orasi demokrasi di sebarkan pelosok papua barat karena Prabowo adalah pembunuhan rakyat papua tidak bersalah membuat bencana manusia di Paniai dan pada umumnya Papua.
Novela Nawipa dkk, berdirinya beton politik sebagai tim sukses pilpres bagian saksi berdasarkan pengalaman sejarah yang sudah ada. Hanya untuk menggagalkan dan mengkalahkan pilpres Indonesia 2014, atas terjerumus orang pelaku bencana manusia jadi pilpres. Relawan Prabowo Presiden ternyata menggalakkan membalik kembali atas Perbuatan Prabowo di Muka Publik lantaran melalui di daerah itu merasa terungkap.

UNGKAPAN-UNGKAPANNYA
Ungkapan-ungkapan dari Novela Nawipa menjawabkan atas pertanyaan dari pihak MK Jakarta, di saksikan oleh semua Publik Indonesia dan Papua serta luar negeri adalah :

**** Tidak ada aktivitas pencoblosan suara saat pilpres 2014 di daerahnya, kampung awabutu distrik paniai timur, kabupaten paniai, “tidak ada jam berapa sampai jam berapa karena aktifitas pemilu di kampung saya tidak ada”. TPS petugas KPPS bilik suara maupun alat-alat pemilu lainnya tidak ada di kampungnya. Novela juga meminta penyelenggara pemilu dan pemerintah mensosialisasi tahapan pemilu sampai kedaerahnya agar masyarakat mengetahui waktu pilpres. “diam-diam saja orang juga manusia punya pikiran KPU penyelenggara pemerintah juga ada sosialisasi, supaya kami masyarakat tau, kami ini di gunung jangan bodoh-bodohi kami terus. Sosialisasi supaya kami tahu tahapan itu”, Tegasnya.****

Kutipan atas Ungkapan Novela Nawipa tersebut diatas dengan berani tegaskan kepada MK, dengan suara tegas berapi-api dapat diar tikan berdasarkan sejarah kejadian bencana manusia di daerah yaitu:
“Pada tahun 1982, 1983an sepanjang 1980an PRABOWO mengkisahkan bencana manusia di daerah Paniai dan papua, seperti Besi panas tusuk di lubang anus pantat, dan bapak punya kontol di bakar lalu di makankan oleh anaknya, dan kubur hidup-hidup serta di potong leher dan pun pembunuhan gantung dan lain-lain. Semua ini di lakukan oleh Pimpinan letnan Prabowo Subianto Jakarta”

Berdasarkan sejarah itu, Nevela nawipa Putar balikkan Politik di depan MK Jakarta dapat di artikan adalah; “Kenapa kalian minta suara dukungan atas memilihnya Presiden Indonesia atas kelakuan Manusia telah habiskan oleh Prabowo, makanya disana di daerah Awabutu tidak manusia suksesi pilpres dan kasih suara pilpres karena manusianya di habiskan oleh Pimpinan Prabowo di tahuan 1980an”.

Memang Novela Nawipa seorang Politikus Revolusioner yang membantah politik pilpres, dan minta pertang jawabkan terlebih dulu atas perbuatan oleh PRABOWO di paniai dan seluruhnya papua barat. Semua kejadian bencana manusia di seluruh pelosok tanah papua barat, atas alasannya Novela Nawipa membalikkan politik lantaran saksi pilpres Indonesia 2014 di daerahnya sangat reaktif.
Berdasarkan sejarahnya Semua Rakyat Indonesia dan papua serta simpatisan dari luar di harapkan perlunya tanggapi dengan baik apa yang di ungkapkan oleh “Novela Naipa”, Prempuan pemberani menggugat di balik sejarah bencana manusia yang masih tersejarah traumatis itu.

Politik Membalik Novela Nawipa sangat membingungkan MK Jakarta dan mengketawakan MK Jakarta kipas-kipas penggugatan pelanggaran HAM di tanah papua barat sangat berat. Dengan lantaran kajian sebagai saksi pilpres Indonesia 2014.

TANGGAPAN NILAI RAKYAT
Tanggapan Semua Rakyat Indonesia dan papua serta simpatisan dari luar di tanggapi bahwa; “Novela Nawipa dkk, tidak tau menahu politik pembicaraan tanggung jawab era Pilpres 2014 yang di saksikan di depan MK Jakarta” dan para penonton layar televisi di seluruh rakyat Indonesia dan rakyat papua serta luar negeri.

Banyak masyarakat Indonesia dan papua menjebolkan nama baiknya Novela Nawipa dkk, adalah tidak tau berbicara politik, atas belum pahami dan belum tau sejarah di tanah papua barat. Masyarakat umum di Indonesia dan papua barat belum tau menahu tentang kategori politik bernama “Politik membalik”, maka mereka langsung pintar-pintar emosional sangat berat atasnama daerah dan lain-lain.

Berdasarkan Rakyat menilai pembicaraan politik di MK Jakarta, oleh Novela Nawipa dkk, menghampiri Negara Indonesia Roboh dan goyang atas membantah Pilpres dengan dasar dendaman sejarah bencara kemanusia di tanah papua di lakukan oleh letnan Prabowo Sibianto, sangat menyedihkan jerita manusia.

Rakyat Indonesia dan rakyat papua barat baik masyarakat biasa, seribu sarjana, doctor, professor, serta pegawai negeri semua menilaikan cara pembicaraan politik Novela Nawipa dkk, menilaikan sisi negative saja memaki habis-habisan di nyatakan (menjual nama baik papua, daerah paniai awabutu serta suku dan marga keluar). Orang-orang yang berpikir di sisi itu orang-orang yang tidak tau menahu politik penggugatan dan politik membalik lantaran-lantarannya. Berarti negara Indonesia dan papua barat masih bodok pemahaman politik dan masih tidak tau pemahaman politik , apa politik membalik itu.

Kampung yang memberikan mandat kepada Novela Nawipa sebagai saksi pilpres adalah kampung yang punya kisah sejarah oleh Prabowo telah membuat bencana manusia yang tidak manusiawi di lakukan oleh pimpinan letnan Prabowo, di daerah paniai. Maka rakyat Indonesia dan papua barat perlunya pahamia hal itu.

“Rakyat Indonesia dan Rakyat Papua Barat baik rakyat Biasa maupun Pegawai Pemerintahan menilai Novela Nawipa dkk Tidak tahu menahu Politik, dan merasa di balik kaki tangan Relawan Prabowo Presiden. Di awali emosi di maki dan di tuduh penjual nama baik dengan serta di nyatakan dia memalukan dimuka MK Jakarta serta menjelekkan nama baik papua dan daerah. Tetapi Pandangan Politik Novela Nawipa dkk adalah politik yang luhur berani lawan transparansi, jujur di depan MK dan public. Politik yang membela hak-hak rakyat papua atas tuntutannya. Tanggapi Masyarakat umum menilai Tidak tau politik karena Masyarakat umum Indonesia dan Papua tidak tau politik tentang “Politik Membalik” atas ungkapannya belum tau memahami politik. Maka saya bilang Masyarakat Indonesia dan masyarakat papua tidak tau menahu tentang pemahaman politik akhirnya mata melotot di layat televise”.

Semua Rakyat Indonesia Umum dan Papua Barat harap sadari dengan unek-uneknya di bisikan batin dan di bibir, perlunya memahami politik harus sejauh mungkin dari apa yang ungkapkan dengan tegas dan keras di muka MK Jakarta di depan mata Publik, kita berikan jebol politik terpintar Novela Nawipa dkk.
 
MENILAI DAN DI PETIKKAN UNGKAPANNYA

Penilaian dan di petikan ungkapan-ungkapan kata oleh Perempuan Pemberani Tegas dan jujur transparansi dengan berani di depan MK Jakarta dan di depan mata Publik Rakyat Indonesia dan papua barat adalah sebagai berikut :

Tidak ada aktivitas pencoblosan suara saat pilpres 2014 di daerahnya, kampung awabutu distrik paniai timur, kabupaten paniai; karena PRABOWO sendiri kasi habis punahkan orang-orang yang ada di sana pada tahun 1980an menjadi bencana manusia akhirnya tidak ada coblos dari satu orang pun.

Aktifitas pemilu di kampung saya tidak ada; karena manusia di bajak oleh Prabowo pada tahun 1980an; TPS petugas KPPS bilik suara maupun alat-alat pemilu lainnya tidak ada di kampungnya; karena disana tidak ada orang yang coblos dan memang masyarakat trauma atas perbuatan prabowo 1980an, dan masyarakat papua sudah boikot Pilpres di tanah Papua Barat,

Kami ini di gunung jangan bodoh-bodohi kami terus ; kalimat ini sangat berat atas perbuatannya Prabowo 1980an dan rakyat papua sedang di bodohi, di jajah, dan dibunuh, di tindas sedang berlanjut di tanah papua barat. Sangat perempuan pemberani di muka MK Jakarta ibukota negara colonial Indonesia.

Di pertanyakan ulang oleh MK, di katakan “Maksudnya”; MK Jakarta Diam dungu bilang sudah adalah mereka takutnya ketegasan atas perbuatan dari Prabowo di daerah papua yang terasa terungkap.

Kami tidak tau apa itu Pilpres 2014 pada tanggal dan jamnya berapa karena tidak ada sosialisasi; sangat-sangat politik luar biasa dapat di balikkan arti yaitu “kami bukan negara Indonesia tetapi kami rakyat papua barat”, Perempuan sangat Revolusioner dimuka MK Jakarta, terungkap.

Semua kalimat petikan diatas adalah “politik membalik”, telah ungkapkan oleh seorang perempuan pemberani di depan MK Jakarta ibu kota negara colonial Indonesia. Telah di ungkap dengan tegas dan keras dapat membingungkan MK, mengangakan MK, dan MK Lucu dan ketawa atas menuntut ungkap kebenaran garis lantaran saksi pilpres 2014 secara reaktif.

Ungkapan-ungkapan Novela nawipa bukan sendirinya ungkapan tetapi dukungan dari kami rakyat papua atas tuntutan yang sudah ada. Maka kami Rakyat papua menyebutkan dan membanggakan NOVELA NAWIPA perempun pemberani dari papua yang di sebut sebagai berikut;

- Perempuan papua pemberani ;
- Perempuan papua yang revolusioner
- Perempuan papua pemeberani jadi pelaku saksi
- Perempuan papua yang siap tanggung jawab;
- Perempuan papua yang berani bantah membantah atas saksi relitas;
- Perempuan papua yang menggugat di balik tuntutan;
- Perempuan papua yang tau membalikkan politik

Inilah ciri nilai-nilai seorang perempuan tau politik “Novela Nawipa”, berani jadi saksi dan berani jadi tanggung jawab atas tuntutannya membawa MK Jakarta membalikkan Politik. Maka negara Indonesia harus tau apapun orasi oleh rakyat papua telah di sosialisasi “Boikot” dan tanggung jawabkan Pelanggaran HAM di buat oleh Prabowo bencana manusia di tanah papua, hal itulah yang di tuntut.

“Kasanah Politik Membalik ini menyatakan, Kembalikan hak-hak Referendum di tanah papua barat dengan damai”.

NOVELA NAWIPA tetap perlindungan Alam Realitas Papua dan berada dalam Nama YESUS KRISTUS atas semua tekanan dari semua kritiknya oleh siapapun yang di tanggapi negative)*.

Amoyepai Papuans : Kajian Politik Pilpres 2014
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya